Metrotvnews.com, Gaza: Pesawat-pesawat perang Israel telah menyerang dua sasaran di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas, Selasa (4/1). Tidak ada korban jiwa.
Sasaran itu adalah terowongan yang menghubungkan Gaza dengan Mesir dekat kora Rafah dan sebuah fasilitas pelatihan bagi sayap bersenjata Hamas, Ezzeddine al-Qassam. Militer Israel mengonfirmasi kedua serangan udara terhadap pusat aktivitas gerilyawan itu.
Serangan itu terjadi setelah sebuah roket ditembakkan dari Gaza pada Selasa dini hari yang menghantam Israel selatan, merusak beberapa rumah kaca tapi tidak menimbulkan korban terluka.
West Papua dan Israel punya nasib yang sama di mata negara-negara kafir di dunia termasuk indonesia, karena indonesia dan ada beberapa negara belum akui Negara Israel merdeka 14 mei 1948 dan Negara West Papua merdeka 1 Desember 1961, persabatan kami demi berjuang untuk kehormatan dan harga diri ke dua bangsa
100 Juta Suara Dukung "REFERENDUM" West Papua
4 Januari 2011
Amankan Papua, TNI Naikkan Status Lanud Biak
BIAK--Sebagai upaya memperkuat keamanan wilayah udara di Papua dan Papua Barat, TNI Angkatan Udara akan meningkatkan status pangkalan udara Manuhua Biak menjadi tipe B. "Dengan peningkatan status itu, Lanud Manuhua akan dipimpin komandan berpangkat kolonel disertai penambahan jumlah prajurit," kata Panglima Komando Operasi III TNI AU Marsekal Muda TNI R Agus Munandar usai memimpin serah terima jabatan Danlanud di Biak, Selasa.
Menurut Agus, pengembangan status Lanud Manuhua sudah menjadi program TNI AU mengingat wilayah operasinya yang sangat luas, selain untuk menyesuaikan tuntutan kebutuhan masyarakat setempat. Agus belum bisa memastikan kapan perubahan status itu ditetapkan, namun ia memastikan dalam waktu dekat dan tinggal menunggu waktu.
Menurut Agus, pengembangan status Lanud Manuhua sudah menjadi program TNI AU mengingat wilayah operasinya yang sangat luas, selain untuk menyesuaikan tuntutan kebutuhan masyarakat setempat. Agus belum bisa memastikan kapan perubahan status itu ditetapkan, namun ia memastikan dalam waktu dekat dan tinggal menunggu waktu.
Meneg PP dan PA: Ada Indikasi Perdagangan Orang di Papua
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari memaparkankan ada indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di wilayah Papua dan Papua Barat. "Ada indikasi perdagangan orang di Papua dan Papua Barat," tutur Linda Amalia Sari Gumelar usai Pemaparan Program Prioritas Kesejahteraan Rakyat 2011 di Jakarta, Selasa (4/1).
3 Januari 2011
Jewish continuity – visiting Israel is not enough
In reading the editorial “Jewish Continuity? Visit Israel” (December 24), I was struck by the focus, especially the closing sentence: “To experience the tremendous achievements, and to be awed by the challenges of sovereignty in this historic sliver of land – adds up to a powerful incentive to care about staying Jewish.”
Komnas HAM ‘Refuse’ Papua Human Rights Case Trial
TEMPO Interactive, Jakarta:The National Human Rights Commission (Komnas HAM) has said it is too soon to confirm whether the military is responsible for severe human rights abuses in Papua.
Ban Ki Moon dan Obama Kutuk Bom Mesir
TEMPO Interaktif, New York - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-Moon mengutuk serangan bom bunuh diri di Mesir pada Sabtu lalu. Bom bunuh diri di sebuah gereja di Alexandria itu menewaskan 21 orang.
"Sekretaris Jenderal mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban juga kepada pemerintah dan rakyat Mesir," kata jurubicara PBB. "Ban ki-Moon juga berharap pemerintah Mesir segera menangkap dalam pengeboman di gereja optik ini."
Senada dengan Ban Ki Moon, Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga mengutuk tragedi berdarah tersebut. Pemerintah Amerika Serikat, kata Obama, siap membantu Mesir untuk mengusut pengeboman itu.
Soal Papua, Komnas HAM Serahkan Proses Hukum ke TNI
TEMPO Interaktif, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia akan menyerahkan proses penyelidikan dan penyidikan kasus kekerasan terhadap warga Papua yang diduga dilakukan oleh tentara kepada TNI atau pun Kepolisian. "Tim kami sudah turun dan menemukan indikasi dan pentunjuk. Silahkan diproses," kata Wakil Ketua Komnas HAM Nur Kholis, ketika dihubungi, Ahad (2/1).
Kholis mengaku tak memiliki kekhawatiran bahwa penanganan kasus ini dibelokan untuk memperbaiki image institusi dengan menyerahkan penyelidikan dan penyidikan ke TNI. "Sejauh ini kita percaya pada komitmen TNI pada masyarakat Indonesia untuk profesional dan reformis," ujarnya.
WikiLeaks: Iran Bisa Serang Israel 12 Menit
TEMPO Interaktif, Yerusalem - Situs pembocor dokumen rahasia WikiLeaks terus mengeluarkan kawat diplomatik milik pemerintah Amerika Serikat. Dalam kawat terbaru, terungkap, pemerintah Iran memiliki misil yang bisa menghancurkan Israel hanya dalam rentang waktu 10 hingga 12 menit.
Dalam kawat diplomatik yang dikirim Kedutaan AS di Tel Aviv ke Washington tersebut, Kepala Staf Pertahanan Israel, Letnan Jenderal Gabi Ashkenazi mengatakan kemampuan Iran itu di hadapan delegasi anggota kongres AS yang dipimpin Ike Skelton pada November 2009. Menurut Ashkenazi pemerintah Iran memiliki 300 misil yang bisa menyerang Israel dalam waktu 12 menit.
2 Januari 2011
WikiLeaks: Indonesia Gagal Distribusikan Keuntungan Tambang Papua
WASHINGTON - Bocoran kawat diplomatik Amerika Serikat (AS) yang diperoleh dari WikiLeaks menyebutkan Pemerintah Indonesia gagal mendistribusikan keuntungan hasil tambang di Papua.
"Sebagian uang (hasil keuntungan tambang) yang ditransfer kepada pemerintah provinsi masih tersisa, meskipun sebagian besar diantaranya telah digunakan dalam proyek yang tidak jelas atau hilang dimakan pejabat korup," ungkap bocoran WikiLeaks seperti dikutip SMH.com.au, Kamis (23/12/2010).
"Banyak menteri berusaha meraih kekuasaan di Papua. Sebagai hasilnya, implementasi dari otonomi khusus Papua terus berkurang dan warga Papua menilai otonomi tersebut sebagai sebuah kegagalan," lanjut bocoran kawat diplomatik itu yang dikeluarkan pada September 2009.
Palestinians to appeal to U.N. with anti-settlement resolution
The carefully worded resolution declares Jewish settlement in the West Bank a major obstacle to ending the Palestinian-Israeli conflict. It is meant to increase pressure on Israel and the U.S
Reporting from Jerusalem and Ramallah, West Bank — Frustrated by the collapse of U.S.-sponsored peace talks, Palestinians are preparing to take their case to the U.N. Security Council in the coming days with a resolution declaring ongoing Jewish settlement in the West Bank a major obstacle to ending the conflict.
The carefully worded resolution stops short of calling for sanctions against Israel or seeking recognition for Palestinian statehood. But it is designed to increase pressure on both Israel and the United States, Palestinian officials said.
Reporting from Jerusalem and Ramallah, West Bank — Frustrated by the collapse of U.S.-sponsored peace talks, Palestinians are preparing to take their case to the U.N. Security Council in the coming days with a resolution declaring ongoing Jewish settlement in the West Bank a major obstacle to ending the conflict.
The carefully worded resolution stops short of calling for sanctions against Israel or seeking recognition for Palestinian statehood. But it is designed to increase pressure on both Israel and the United States, Palestinian officials said.
Langganan:
Postingan (Atom)




